Ini Alasan Mengapa Banyak Gedung Perkantoran di Jakarta Kosong



Kondisi cukup buruk terjadi pada gedung perkantoran di area Central Business District (CBD), Jakarta, Lembaga konsultan properti, Savills mencatat pada semester I total pasokan mencapai 270 ribu m2.

Sementara penyerapan ruang kantor sekitar 63 ribu m2 atau hanya sekitar 1/3. Maka dari itu ada tingkat kekosongan 18,4% atau naik 2,7% dibandingkan periode sebelumnya.

"Pasokan sekarang berlimpah," kata Kepala Departemen Riset dan Konsultasi Savills Indonesia, Anton Sitorus dalam jumpa pers di Panin Tower, Jakarta, Rabu (26/7/2017).

Sedangkan tingkat permintaan, meskipun ada kenaikan namun tidak mampu mencapai pertumbuhan dari suplai. Adapun ruang perkantoran grade premium menjadi yang paling banyak turun, sementara ruang kantor di grade A, B dan C naik.

Tingkat penyerapan ruang kantor pada semester I 2017 mencapai 72 ribu m2 yang didukung oleh banyaknya tenan-tenan yang pindah ruang perkantoran ke grade A.

Harga sewa kantor di area Central Business District (CBD) Jakarta pada semester I tahun ini turun tipis sebesar 0,8% dibanding satu semester sebelumnya. Secara rata-rata, harga sewa kantor di area CBD Jakarta turun ke angka Rp 213.000 per m2. Penurunan harga sewa terjadi pada setiap jenis tingkatan kantor, mulai dari kelas premium hingga kelas C.
 Referensi : finance.detik.com
Share on Google Plus

About Wahidya Difta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar