![]() |
| Passion |
Marketing
Director Loftvilles City,
Gidion Indradjaja memiliki kiat yang juga unik. Hal ini diungkapkannya kepada
Rumah123 yang menemuinya di marketing office Loftvilles City di Tangerang Selatan
beberapa waktu lalu.
Dia memaparkan sejumlah
kiat plus trik bagaimana memotivasi seorang tenaga pemasaran dan penjualan
properti. Mau tahu seperti apa?
“Pertama, dia harus
punya passion. Kedua, Ketuhanan yang
Maha Esa. Bener nggak Tuhan naruh kita di profesi ini? Nah, saya lihat banyak
orang yang jadi sales property itu by accident,” ujar ayah tiga anak ini.
Menurutnya, seorang
tenaga pemasaran dan penjualan harus memiliki passion. Dia harus mempunyai semangat dan gairah.
Gidion mengungkapkan hal
ini lantaran banyak orang yang menekuni profesi ini dikarenakan kesulitan
mencari pekerjaan lain. Kalau seseorang kehilangan pekerjaan pada usia 40-an
atau 50-an, dia menyatakan salah satu pilihan yang tersisa hanya menjadi sales
properti. Selain passion, dia menginginkan agar
para pegawainya selalu mengingat Tuhan.
“Saya ingin pegawai saya, mau Muslim, Kristen,
Budha, saya suruh untuk berdoa, shalat. Bener nggak Tuhan kamu menaruh kamu
kerja di sini. Saya mau dia kerja dengan hati, bukan dengan terpaksa,” katanya.
Dia ingin karyawannya
bekerja dengan semangat. Menurutnya, pekerjaan sebagai sales properti bisa
mendapatkan penghasilan yang besar, apalagi bisa membukukan penjualan dalam
jumlah banyak. Dia melanjutkan lagi pekerjaan ini sebenarnya tidak terikat
waktu. Hal ini menjadi keuntungan lain.
Selain meminta
karyawannya berdoa, Gidion juga memberikan motivasi berupa hadiah perjalanan
bagi tenaga pemasaran dan penjualan yang mencapai target penjualan.
“Kalau capai target,
pergi umroh atau ke Yerusalem atau ke Vatikan. Coba cari developer yang
kasih go Yerusalem, go umroh, rasanya susah. Biasanya ke Paris,
Bangkok,” ujarnya.
Menurut Gidion, bagi
karyawan beragama Islam yang mencapai target penjualan, dia bisa pergi umroh.
Sementara bagi yang beragama Kristen atau Katholik, dia berkesempatan untuk
mengunjungi Yerusalem atau Vatikan.
Gidion melanjutkan
dengan adanya hal ini memberikan motivasi karyawan untuk mencapai target karena
dia memiliki keinginan terkait hal religius. Dia mengisahkan ada karyawan yang
berkeinginan besar agar bisa berangkat melakukan perjalanan religi ini bersama
orang tua. Sang karyawan pun akan melakukan usaha yang lebih giat lagi agar
impiannya tercapai.
Referensi : artikel.rumah123.com

0 komentar:
Posting Komentar