Batam segera menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang menawarkan suaka
pajak, kemudahan investasi, dan kepemilikan properti bagi warga asing.
Tahun 2017, menjadi pilihan tepat memiliki properti di Batam.
Dibandingkan
kota-kota lain, pasar properti di Batam diperkirakan paling cerah.
Alasannya, sejak pertengahan 2016 pemerintah telah memberi sinyal akan
mengubah status Batam menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Berlakunya
pasar regional Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sejak akhir tahun lalu,
maka konsep kawasan perdagangan bebas (free trade zone) Batam dianggap
sudah tidak relevan lagi. Batam akan tetap menjadi pusat pertumbuhan
ekonomi yang istimewa, namun dengan status baru sebagai Kawasan Ekonomi
Khusus, yang lebih mengarah menjadi surga investasi dan suaka pajak (tax
heaven).
Konsep yang sedang disiapkan undang-undangnya ini,
diperkirakan akan mendorong membanjirnya investasi ke Batam, sekaligus
akan semakin menghidupkan sektor propertinya. Dalam status baru ini,
orang asing juga akan dipermudah untuk memiliki properti di Batam, yang
bisa dijadikan sebagai jaminan usaha.
Kebijakan ini diperkirakan
akan mendorong semakin banyak orang Singapura dan Malaysia yang
berminat memiliki apartemen atau rumah di Batam, selain tentunya
masyarakat Indonesia. Terletak di segitiga emas pertumbuhan ekonomi
Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), harga properti Batam dinilai paling
kompetitif dibandingkan di Singapura dan Kualalumpur yang harganya sudah
gila-gilaan.
Hal ini akan mendorong banyak pembisnis ASEAN
untuk lebih memilih beli apartemen, rumah, atau pun kantor di Batam
daripada di 2 kota lain. Toh, dari dermaga Batam Center, hanya perlu 45
menit-1,5 jam untuk mencapai Singapura dan Johor Bahru. Infrastruktur di
Batam juga semakin lengkap.
Survei harga properti residensial
yang dilakukan Bank Indonesia (BI) menunjukkan Batam merupakan kota
paling prospektif dalam bisnis properti di Indonesia. Kenaikan rata-rata
harga properti di Batam mencapai 16,84% dibanding tahun sebelumnya.
Angka
itu tertinggi di Indonesia, di saat kota-kota lain pergerakan harga
rumah hanya naik kecil saja. Prediksi ini akan membuat Batam kota yang
paling banyak dilirik oleh para investor properti di tahun 2017. Selain
itu, pasca program pemerintah tax amnesty, maka banyak dana yang
diperkirakan masuk ke properti. Salah satu kota yang paling menarik
untuk investasi adalah Batam.
Melihat potensinya yang
menggiurkan, hampir semua pengembang besar telah menancapkan kukunya di
Batam. Agung Podomoro Land hadir di Batam melalui proyek superblok
Orchard Park Batam. Di dalam superblok ini terdapat 1.200 unit hunian
premium yang terbagi dalam 6 cluster, 140 unit shophouse, kawasan
perkantoran SOHO premium office, Orchard Club House seluas 3.605 meter
persegi, 2 tower apartemen, shopping mall, dan area hangout bernama Park
Avenue.
Superblok ini terletak di pusat kota Batam. Berhadapan
dengan pemandangan Marina Bay, Singapura. Hanya 5 menit ke pelabuhan
Batam Center yang melayani feri penyeberangan ke Singapura dan Johor
Baru, dan sekitar 15 menit ke Bandara Internasional Hang Nadim.
Hunian
apartemen salah satu yang permintaannya paling tinggi di Batam. Maklum,
banyak pembisnis dari luar di Batam, sehingga hunian apartemen
dipandang paling tepat. Untuk memenuhi kebutuhan ini. Agung Podomoro
Land akan segera membangun Apartemen Orchad View (Orchad View Apartment)
diatas lahan seluas 1,2 hektare di dalam superblok Orchad Park Batam.
Meski
baru akan di-launching Maret 2017 mendatang, namun apartemen ini telah
banyak dipesan. “Bahkan sebagian pemesan sudah menitipkan uang mukanya,”
ujar Agung Wiradjaya, Asisten Vice President Marketing Residential
Agung Podomoro Land di Jakarta, Sabtu (31/12/2016).
Apartemen
ini akan terdiri dari 2 tower yang berisi 1200 unit apartemen tipe
studio dan tipe 2 bedroom. Ditawarkan mulai dari Rp400 juta–Rp1 miliar
per unit. Kini, 60% dari unit yang akan ditawarkan telah ludes dipesan.
Mengusung konsep One Stop Green Living di tengah Batam Center, apartemen
ini memiliki nilai jual tinggi di Batam.
Referensi : ekbis.sindonews.com
Home / Bisnis Properti /
Developer /
Harga Properti
/ Faktor-faktor Bisnis Properti di Batam Lebih Menjanjikan
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)
0 komentar:
Posting Komentar