Didorong Infrastruktur, Properti Diperkirakan Tumbuh 12-15 Persen

Pembangunan Infrastruktur
sumber: thepresidentpostindonesia.com
Industri properti diperkirakan akan tumbuh sekitar 12-15 persen tahun ini. Pertumbuhan industri properti meningkat karena banyak proyek-proyek infrastruktur yang dibangun pemerintah. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Konsumer PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Handayani.

Baca juga : Fantastis! Inilah Ilustrasi Pertumbuhan Harga Properti

Pemerintah menggalakkan proyek-proyek infrastruktur yang dapat meningkatkan keterhubungan antara main city dengan secondary city. Ini akan mendukung industri properti, karena banyak properti yang didirikan bukan di pusat kota besar melainkan di sekitarnya atau perbatasan dengan kota disekitarnya.

Pembangunan infrastruktur adalah salah satu yang terbesar sepanjang sejarah. Meskipun menjadi tantangan dan hambatan negara berkembang lainnya, pemerintah tetap optimis melakukan pembangunan infrastruktur. Hal ini pun dapat menjadi peluang bagi investor untuk meningkatkan nilai investasinya di Indonesia. Tak terkecuali investor properti

Kereta Api
sumber: energitoday.com

Untuk rel kereta api, pemerintah menargetkan dibangunnya 3.258 kilometer hingga 2019. Pada 2016, sudah 487 kilometer rel yang dibangun. Selain itu, dari target pembangunan 306 pelabuhan dan 15 bandara hingga 2019, sudah dibangun 56 pelabuhan dan lima bandara.

Hingga 2019, pemerintah juga menargetkan megaproyek listrik 35 ribu megawatt (MW). Tahun lalu, sebanyak 195 MW sudah beroperasi, 8.200 MW dalam tahap konstruksi, dan 9.700 dalam tahap persiapan. "Kalau 2019 selesai semua, ini akan meningkatkan industri properti."

Selain itu, kebijakan-kebijakan yang ditelurkan pemerintah juga mendukung stabilnya ekonomi, antara lain relaksasi rasio loan to value (LTV) dan implementasi amnesti pajak.

Pemerataan pembangunan membuat kota-kota yang dulunya kurang menarik untuk investasi properti menjadi kota yang potensial. Hal ini mendorong pada pengembang untuk menginvasi wilayah tersebut.

Referensi : bisnis.tempo.co, economy.okezone.com
Share on Google Plus

About Wahidya Difta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar