![]() |
| Properti Jepang sumber: popeti.com |
Baca juga : Kawasan Industri yang Prospektif untuk Bisnis Properti
Terence
Tang, Managing Director Capital Markets and Investment Services untuk Colliers
International, Asia, mengatakan sejumlah transaksi positif di Hong Kong dan
Singapura di kuartal II/2017 diperkirakan akan berlanjut sepanjang kuartal III,
dengan pertumbuhan diperkirakan akan melampaui perkiraan untuk sisa tahun
ini.
“Selain
itu, kami melihat aset kantor yang terdesentralisasi menjadi lebih aktif,
terutama di China, dan juga pasar investasi perhotelan yang dihidupkan
kembali,” katanya melalui keterangan resmi dikutip Selasa (25/7).
Menurut
laporan Colliers, pasar real estat Hong Kong telah memantapkan dirinya sebagai
pasar perkantoran termahal di Asia dengan sejumlah transaksi sewa pemecahan
rekor CBD sepanjang masa. Tidak mengherankan, pasar perkantoran Hong Kong tetap
menjadi sektor terkuat dikuartal II, dengan beberapa transaksi pemecahan rekor
berakhir, termasuk penjualan 11 / F Worldwide House dan 41 / F Lippo
Center.
Sektor
pariwisata dan perhotelan setempat juga mengalami rebounddalam
beberapa bulan terakhir dengan total sembilan hotel terjual dalam enam bulan
terakhir. Memasuki kuartal III investor harus mencari peluang baru dalam
properti ritel, industri dan hotel terdesentralisasi.
Pasar
investasi Singapura melanjutkan momentum yang dihasilkan pada kuartal pertama,
dengan total transaksi US$7,5 miliar atau pertumbuhan 19,6%, secara tahunan. Di
sektor perumahan, empat bidang tanah hunian dijual dengan harga rekor tertinggi
hanya dalam waktu satu bulan.
Pasar
kantor Shanghai tetap aktif selama kuartal II, terutama bagi investor domestik
yang menyumbang tujuh transaksi dengan nilai gabungan sekitar US$2,4 miliar,
semuanya aset kantor atau aset campuran.
Sektor
industri dan logistik juga mencatatkan peningkatan aktivitas karena produsen,
perusahaan logistik dan pengembang perkantoran semua mencari peluang investasi
jangka panjang yang baik, terutama di negara-negara seperti Taiwan, India,
Indonesia, Thailand dan Filipina.
Sektor
pariwisata dan perhotelan juga mendapat momentum bagus, terutama dengan
meningkatnya jumlah pengunjung dan jumlah transaksi hotel yang belum pernah
terjadi sebelumnya di Hong Kong.
Referensi : properti.bisnis.com

0 komentar:
Posting Komentar