Bidang perumahan nasional perlu ditangani kementerian
khusus yang bertanggung jawab langsung ke presiden. Perumahan merupakan
persoalan kompleks dan terus menjadi masalah nasional karena terkait
pertumbuhan dan penataan kota. Dari beberapa periode pemerintahan perumahan
pernah ditangani oleh kementrian sendiri, yaitu Kementrian Negara Perumahan
Rakyat dan pada masa pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) digabung dengan Kementrian
Pekerjaan Umum.
“Saya punya mimpi persoalan perumahan bisa
dikelola oleh kementerian tersendiri, ini sesuai dengan amanat undang-undang
(UU) karena perumahan menjadi urusan negara. Perumahan harus dikaitkan
dengan urban, jadi namanya urban and housing development,”
ujar mantan Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) yang kini anggota Dewan
Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Suharso Monoarfa, pada acara halal bihalal
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) di Jakarta, Kamis
(6/7).
Suharso berharap adanya undang-undang (UU) khusus yang
menangani perumahan dan perkotaan. UU ini diperlukan agar pola pikir dan
pola kerja di bidang ini sifatnya nasional. Sekarang bidang ini digarap
pemerintah pusat tapi pelaksanaannya di daerah sering tidak sinkron. Di
sejumlah negara besar dengan sistem kabiner presidensial pemerintahannya
memiliki Department Housing and Urban Development yang berhasil menangani
masalah perumahan dan perkotaan. Salah satunya Amerika Serikat (AS), dari 15
kementerian yang ada Department Housing and Urban Development merupakan
salah satu dari empat kementerian dengan anggaran terbesar. Dengan anggaran
besar urusan perumahan dan urban yang menjadi program pemerintah pusat
(federal) menjadi instrumen untuk mengikat negara-negara bagian.
“Instrumen
perumahan di AS sudah dijalankan sejak tahun 1937 dan dengan anggaran besar AS
masih kekurangan perumahan (backlog). Makanya AS terus berinovasi khususnya
soal skema pembiayaan dan terus menambang landbank. Kita harus
bisa belajar dari pola-pola seperti ini sehingga perumahan kita terus membaik,”
imbuhnya.
0 komentar:
Posting Komentar